Selamat datang di BigCendol ya :)

Selamat datang dan selamat membaca :)
Showing posts with label Politik. Show all posts
Showing posts with label Politik. Show all posts

Ingin jadi Anggota DPR Walau Tak Bisa Membaca dan Menulis

Seorang ibu rumah Pakistan yang tidak tahu membaca dan menulis menciptakan sejarah di negara ini ketika dia akan bertanding menjadi wakil rakyat di kubu Taliban pada 11 Mei depan.

Ibu rumah itu, Badam Zari, 53 yang merupakan istri seorang guru besar memiliki peluang tipis untuk menang.

"Saya bertanding dengan penuh keterujaan dengan hati yang suci dan suara hati yang jelas.

"Tekad saya adalah untuk mendidik generasi masa depan, anak perempuan dan wanita serta melayani mereka," katanya kepada kantor berita AFP melalui telepon dari daerah Bajaur.

"Saya mengetahui bahwa saya adalah wanita pertama yang akan bertanding dan berharap akan menang," tambahnya.

Dia akan bertanding pada tiket bebas di daerah tersebut.

Daerah itu terletak di daerah pegunungan dan merupakan antara yang paling miskin dan banyak penduduknya tidak berpendidikan.

"Saya tidak merasa takut. Saya tidak pernah menerima ancaman dari pihak manapun," katanya.

Beberapa pejabat Komisi Pemilu menyatakan kemarin, permohonannya untuk bertanding telah diterima.

Hukum Pakistan tidak melarang calon yang buta huruf bertanding untuk menjadi wakil rakyat.

Bajaur merupakan benteng kelompok Taliban, Al-Qaeda dan beberapa organisasi militan lainnya.

Daerah tersebut menjadi lokasi pertempuran antara militer Pakistan dengan kelompok militan.


Badam Zari, 53 (kanan) akan bertanding menjadi wakil rakyat

 


 

 Badam Zari, 53


sumber | http://www.kosmo.com.my/kosmo/content.asp?y=2013&dt=0405&pub=Kosmo&sec=Dunia&pg=du_01.htm

7 Budaya Aneh di Negara Terisolasi Korut

http://bigcendol.blogspot.com/2013/08/7-budaya-aneh-di-negara-terisolasi-korut.html
Korea Utara (Korut) sedang berada dalam tubir perang dengan aksi-aksi yang provokatif kepada negara tetangga serumpunnya, Korea Selatan (Korsel). Tak pelak, mata dunia kini tertuju pada Korut yang selama ini tertutup dari dunia luar. Nah, berikut ini 7 budaya aneh di Korut.

Seperti dikutip dari Live Science, Selasa (9/4/2013), berikut 7 budaya aneh di Korut:



1. Bangsa yang Terisolasi & Mandiri
Di masa modern ini, komunikasi dan globalisasi sudah menembus batas-batas negara, Korut masih berdiri sendiri sebagai negara yang terisolasi. 24 Juta warga Korut hidup dalam pemerintahan diktator yang diwariskan dari generasi ke generasi.

Korut yang awalnya bersatu dengan Korsel dan dijajah Jepang dalam Perang Dunia II, terpecah saat Jepang kalah dan menyerah. Perang Dingin antara dua kekuatan politik dunia saat itu, Amerika Serikat dan Uni Soviet membuat Korea terbagi dua, AS mengontrol bagian selatan dan Uni Soviet mengontrol bagian utara.

PBB mencoba melakukan reunifikasi namun gagal pada 1948, dan dua negara itu menjadi terpecah permanen. Kemudian Presiden Korut pertama Kim Il Sung, mendeklarasikan kebijakan 'bergantung pada diri sendiri' atau kemandirian. Kim Il Sung menutup akses diplomatik dan ekonomi negara itu dari seluruh dunia.

Filosofi ini dikenal dengan istilah 'juche' atau yang artinya manusia adalah penguasa segala sesuatu dan menentukan segalanya. Ideologi ini mengharuskan warga Korut mandiri dan bergantung kepada mereka sendiri, termasuk mengelola kemerdekaan ekonomi dan politik, termasuk saat mengalami bencana kelaparan pada tahun 1990-an. Tujuannya, untuk menciptakan sistem pertahanan yang kuat.





2. Pemimpin yang Penuh Mitos
Dinasti yang memimpin Korut selalu mengidentikkan diri dengan hal-hal yang berbau mitos dan supranatural. Bapak pendiri bangsa Korut, Kim Il Sung dikenal sebagai 'matahari' dan menyatakan bisa mengendalikan cuaca.

Kemudian, ulang tahun Kim Il Sung, serta penggantinya yang juga putranya Kim Jong Il, selalu dijadikan hari libur nasional. Jasad Kim Il Sung juga diawetkan dan masih tersimpan di Pyongyang, Korut.

Mitos yang melekat pada Kim Jong Il, kelahirannya dielu-elukan sebagai 'kiriman surga' oleh media propaganda Korut. Media propaganda itu juga menyebutkan Jong Il bisa mencetak angka sempurna 300, saat pertama kali mencoba bowling. Il Sung juga dikatakan bisa mencetak 5 kali 'hole-in one' saat bermain golf. Saat kematiannya pada tahun 2011, disebutkan langit di Gunung Paektu yang dianggap suci, berwarna merah.

Pemimpin terkini, Kim Jong Un, disebut sebagai 'lahir dari surga' saat dia naik menjadi pemimpin menggantikan ayahnya. Nah, pada Desember 2012, media memberitakan ditemukan sarang Unicorn, hewan kendaraan Tongmyong, pendiri Kerajaan Korea kuno. Hal ini bukan karena Korut percaya pada hewan yang selama ini dianggap fantasi itu, melainkan menunjukkan legitimasi Jong Un bahwa Korut adalah Korea yang sebenarnya.



 3. Penjara Nasional
Dari 24 juta warga Korut, sekitar 154 ribu di antaranya hidup dalam penjara bak kamp konsentrasi. Ada 6 kamp yang dikelilingi pagar berlistrik, 2 di antaranya untuk rehabilitasi dan persiapan keluar kamp. Demikian perkiraan negara serumpunnya Korsel.

Shin Dong-hyuk, satu-satunya warga yang berhasil melarikan diri dari penjara dan keluar dari Korut membuat kesaksian yang dimuat dalam buku berjudul 'Escape from Camp 14'. Shin lahir di kamp itu karena kedua orang tuanya dipenjara setelah kakak laki-lakinya mencoba melarikan diri ke Korsel.

Penyiksaan, malnutrisi, kerja paksa dan eksekusi publik selalu menjadi cara hidup di kamp itu, yang salah satunya diketahui dari citra satelit. Menurut laporan Amnesti Internasional 2011, diperkirakan 40% warga kamp meninggal karena kelaparan dan kurang gizi.



4. Kehidupan Sosial & Propaganda
Karena begitu terisolasi, sulit membayangkan kehidupan sehari-hari warga Korut. Jurnalis Barbara Demick mewawancarai warga Korut yang melarikan diri ke Korsel dan dimuat dalam buku "Nothing to Envy: Ordinary Lives in North Korea" tahun 2009.

Dari pengakuan warga Korut, mereka mendeskripsikan bahwa kehidupan sosial sangat terikat kepada keluarga. Saat bencana kelaparan tahun 1990, generasi kakek-nenek yang kelaparan pertama kali mencoba menyisakan makanan ke anak-anaknya, dan seterusnya. Informasi yang diterima pun hanya propaganda pemerintah.

Tak heran, beberapa warga Korut yang berhasil keluar menyelundupkan DVD ke Korut agar warganya mengetahui dunia luar negaranya.

Saat ini, jurnalis asing yang diizinkan berkunjung namun diawasi ke Pyongyang telah boleh membawa HP 3G dan memungkinkan untuk mengambil gambar hidup keseharian di kota itu.



5. Pasar Gelap
Segala hal yang dilarang membuat banyaknya penyelundupan dan pasar gelap. Beberapa pasar gelap bahkan mengatur bagaimana memindahkan barang ke perbatasan Korut melalui Cina, seperti makanan dan bahan mentah.

Penyelundupan DVD Korsel juga marak, dan itu dilawan oleh rezim Korut yang mengatakan pada warganya bahwa Korsel lebih buruk dari mereka.

Meski komunis dan alat-alat produksi dikuasai negara, namun memiliki kendaraan diizinkan untuk personel militer dan PNS. Warga Korut dilarang bepergian jauh-jauh dan dibatasi. Namun tahun 1990-an, saat institusi militer dan elit partai korup merajai, kondisi ini dimanfaatkan.

Anggota militer dan PNS membuat aturan kendaraan harus terdaftar, kemudian merekrut sopir pribadi untuk mengemudikan kendaraannya sebagai angkutan bagi warga atau taksi gelap. Nah, hal ini menjadi salah satu faktor yang bisa melancarkan penyelundupan.

 6. Akses Internet Terbatas
Akses internet di negara ini hampir tak bisa diakses. Akses internet bisa bila sudah mendapatkan izin dari pemerintah. Warga Korut yang memiliki komputer pun, yang biasanya hidup di kota besar, hanya bisa mengakses situs Kwangmyong, jaringan domestik yang tertutup.

Namun tahun ini, jurnalis yang ke Korut dan harus menyalakan HP 3G mereka bisa mengakses internet. Ya, hanya untuk pengunjung dari luar negeri saja.



7. Adaptasi yang Susah
Dengan akses terbatas di dunia nyata maupun maya dari dunia luar, tak heran warga Korut harus berjuang untuk menyesuaikan diri. Banyak warga Korut paranoid, kelaparan dan banyak yang tidak tahu sejarah dunia di luar Korut kecuali propaganda pemerintah.

"Pendidikan di Korut sia-sia untuk hidup di Korsel," ujar Kepala Sekolah Berasrama untuk Pengungsi Korut, Gwak Jong-moon dalam buku "Escape from Camp 14".

"Ketika Anda terlalu lapar, Anda tidak akan belajar, dan guru tidak akan mengajar. Banyak siswa kami yang telah bersembunyi di Cina bertahun-tahun tanpa punya akses ke sekolah. Anak kecil di Korut, mereka terbiasa memakan kulit kayu dan berpikir itu normal," imbuh Gwak.

Angka bunuh diri pengungsi Korut di Korsel 2,5 kali lipat dari pada angka di Korsel sendiri.



sumber |  http://news.detik.com/read/2013/04/09/135149/2215454/1148/mengintip-7-budaya-aneh-di-negara-terisolasi-korut?991104topnews

Jawaban Dari mana Korea Utara Mendapatkan Penghasilan

Saat ini Korea Utara sedang ramai dibicarakan atas ancamannya meluncurkan senjata nuklir ke wilayah Guam, AS. Banyak orang bertanya-tanya, bagaimana negara berpaham Komunis yang terisolasi ini mengumpulkan uangnya?

Berikut sedikit penjelasan soal sumber pendapatan negara Korea Utara yang dikutip dari CNN, Selasa (10/4/2013).

Menurut CNN mengutip informasi dari CIA, secara keseluruhan, kondisi perekonomian di Korut tidak baik. Ekonomi Korut merupakan satu-satunya ekonomi yang terisolasi dan menghadapi masalah kronis.

"Permodalan industri di Korut harus diperbaiki karena investasi yang rendah, suku cadang yang menua, serta minimnya perawatan. Besarnya kekuatan militer memerlukan pendanaan yang besar juga, namun pendanaan untuk militer ini menggerus kebutuhan investasi dan konsumsi masyarakat," demikian hasil laporan CIA tersebut.

Data-data tersebut menyatakan, OECD mencatat pada 1999 pendapatan per kapita Korut di 2011 adalah US$ 1.800, dengan pertumbuhan ekonomi 0,8%. Namun PBB mempunyai data berbeda, menurut PBB pendapatan per kapita Korut di 2011 adalah US$ 506 dengan pertumbuhan ekonomi -0,1%.

Angka ini memang jauh dibandingkan saudaranya yaitu Korea Selatan yang pada 2011 pendapatan per kapiranya US$ 31.700, dengan pertumbuhan ekonomi 3,6%.

Lalu apa yang menjadi pendapatan utama Korut?

Data-data CIA tersebut menyatakan, Korut meraup pendapatan dari industri militer, mesin, litrik, kimia, pertambangan, metalurgi, tekstil, makanan, dan pariwisata.

Namun yang menjadi komoditas ekspor utama Korut adalah pertambangan, manufaktur, tekstil, pertanian, dan perikanan. Sementara yang menjadi komoditas impor utama negara yang dikepalai oleh Kim Jong-un ini adalah minyak, batubara, mesin, dan tekstil.

Namun ternyata menurut data pemerintah Korea Selatan, Korut juga melakukan perdagangan dengan negara saudaranya tersebut dengan nilai US$ 1,7 miliar di 2011.

Selain Korea Selatan, yang menjadi partner dagang Korut adalah China. Menurut data CIA, sebanyak 67,2% ekspor Korut adalah ke China, dan 61,6% barang-barang impor di Korut berasal dari China pada 2011 lalu. India juga tercatat menerima barang ekspor dari Korut.

Profesor Jim Hoare dari Universitas London menyatakan, Korea Selatan menjadi partner utama perdagangan Korut, demikian juga dengan China.

"Banyak barang-barang asal China di seluruh penjuru Korut. China juga memasok minyak dan makanan, dan semuanya mulai bus hingga toilet," ujar Hoare.

Bagaimana standar hidup masyarakat Korut?

Menurut data UNICEF di 2011, sebanyak seperempat rakyat Korut atau sekitar 6 juta orang menderita kekurangan pangan. Dari jumlah tersebut, sebanyak satu juga orang merupakan balita. Menurut UNICEF, Korut memang dilanda krisis pangan karena isolasi politik dan ekonomi, serta perubahan iklim yang terjadi.

AS pernah menghentikan bantuan pangan untuk Korut di 2009, setelah negara ini menolak untuk menghentikan program nuklirnya. Pada Maret 2012, pemerintah Korut di ibukota Pyongyang setuju untuk mengurangi kegiatan nuklir dan roketnya, sehingga mendapatkan bantuan pangan 240 ribu metric ton dari AS.

Namun Korut kembali mengumumkan uji coba roketnya, sehingga bantuan kembali gagal dikirim.

Perekonomian Korut memang didasarkan oleh industri-industri berat. Awalnya ekonomi Korut mendapatkan bantuan dari Uni Soviet. Namun sejak Soviet runtuh, ekonomi Korut pun mulai ikut jatuh. Listrik pun susah didapatkan di negara tersebut, kondisi ini menjadi salah satu penyebab Korut mengembangkan program nuklir.

Sejak Korut melakukan uji coba nuklir di 2006, PBB mejatuhkan sanksi dengan membekukan aset-aset Korut yang memiliki nilai ekonomi. PBB juga melarang pengiriman barang-barang mewah ke Korut.

Dikatakan data CIA, rakyat Korut sering terlibat dalam penyelundupan obat-obat terlarang, seperti heroin dan methaphetamine. Disebutkan, banyak warga Korut yang menderita ketergantungan narkotika. Benarkah data tersebut?

sumber | http://finance.detik.com/read/2013/04/10/073721/2216096/4/rahasia-korea-utara-mengumpulkan-uang-berdasarkan-data-cia?991101mainnews

Mantan Mata-mata Korut yang Ledakkan Pesawat Korsel

http://bigcendol.blogspot.com/2013/08/mantan-mata-mata-korut-yang-ledakkan.html
Setelah lama menghilang, eks mata-mata Korea Utara (Korut) muncul dalam pemberitaan media. Selama ini, wanita bernama Kim Hyun-hee tersebut bersembunyi di Korea Selatan (Korsel) setelah mendapat pengampunan dari pemerintah Korsel atas perbuatan kejinya.

Kim dulunya merupakan agen mata-mata Korut yang terlibat dalam pengeboman pesawat Korsel tahun 1987. Seluruh penumpang dan kru pesawat yang berjumlah 115 orang tewas ketika itu.

Kim yang kini berumur 51 tahun, mendapat hukuman mati atas pengeboman tersebut. Namun dia kemudian diampuni oleh pemerintah Korsel yang menganggap dirinya telah dicuci otak oleh pemerintah Korut.

Dalam wawancara yang dilakukan dari sebuah lokasi di Korsel yang tidak disebutkan, Kim menceritakan bagaimana dirinya direkrut menjadi mata-mata Korut.

Kepada media Australian Broadcasting Corporation (ABC), Kim mengungkapkan dirinya dipilih untuk menjadi mata-mata oleh para pejabat partai yang datang ke sekolahnya dengan menggunakan sedan hitam.

Mereka menyuruhnya untuk berkemas dan membiarkannya menghabiskan malam terakhir bersama keluarganya. Mereka kemudian memberinya nama baru dan membawanya ke sekolah mata-mata di daerah pegunungan. Di situ, Kim mendapatkan pelatihan bela diri, senjata dan bahasa-bahasa.

"Saya bahkan tak dibolehkan berpamitan kepada teman-teman saya," ujar Kim seperti dilansir harian Telegraph, Kamis (11/4/2013).

"Di Korut, saya diajarkan bahwa pemimpin pendiri bangsa kami Kim Il-sung adalah tuhan. Kita diajarkan untuk mendahulukan dia daripada orangtua kita. Anda diajari sejak kecil untuk mengatakan 'Terima kasih, pemimpin besar untuk semuanya," tutur Kim.

Dikatakan Kim, setelah delapan tahun menjalani pelatihan, dirinya dipilih untuk misi meledakkan pesawat Korean Air. Plot ini disebut-sebut dirancang untuk menakut-nakuti warga asing sehingga tidak menghadiri pesta olahraga Olimpiade tahun 1988 di Seoul, Korsel.

Untuk misi ini, Kim pun dipasangkan dengan mata-mata Korut lainnya, Kim Seung-il. Keduanya menyamar sebagai ayah dan anak yang menjadi turis Jepang. Mereka menaiki pesawat Korsel tersebut di Baghdad, Irak dan menanam bom waktu dalam radio transistor dan meledakkannya 9 jam kemudian.

Keduanya turun dari pesawat saat transit di Abu Dhabi. Bom pun meledak ketika pesawat tersebut tengah terbang ke Seoul, Korsel. Kim dan rekannya kemudian ditangkap saat mereka mencoba meninggalkan Bahrain. Keduanya ditangkap karena ketahuan menggunakan paspor.

Ketika mereka sedang diperiksa, Kim dibujuk rekannya, Kim Seung-il untuk menelan racun sianida yang disembunyikan dalam rokok. Namun nyawa Kim berhasil diselamatkan sementara rekannya tewas. Kim pun diadili dan dihukum mati di Korsel. Setelah melintasi jalanan di Seoul, Kim mulai menyadari bahwa dirinya telah dicuci otaknya di Korut. Kim pun mendapat pengampunan dari pengadilan Korsel.

"Saya menyesali apa yang saya lakukan. Saya rasa saya tak bisa menyembunyikan kebenaran dari para anggota keluarga mereka yang tewas," tandasnya.

Kim kini telah menikah dan dikarunia dua anak. Kim menikah dengan salah seorang petugas yang mengawalnya. Hingga saat ini, kediaman Kim di sebuah lokasi di Korsel masih terus dijaga petugas karena khawatir terjadinya serangan Korut.


sumber | | http://news.detik.com/read/2013/04/11/154245/2217779/1148/ini-dia-kim-hyun-hee-eks-mata-mata-korut-yang-ledakkan-pesawat-korsel?991101mainnews

Mantan Mata-mata Sebut Korut Bukan Negara Tapi Sekte

http://bigcendol.blogspot.com/2013/08/mantan-mata-mata-sebut-korut-bukan.html
Seorang wanita mantan mata-mata Korea Utara (Korut) angkat bicara mengenai pemimpin Korut Kim Jong-un dan program nuklir negeri itu. Menurut Kim Hyun-hee, Jong-un yang tidak berpengalaman itu mati-matian mencoba meraih kendali penuh atas militer Korut.

"Dia berjuang untuk meraih kendali penuh atas militer dan memenangkan loyalitas mereka," ujar Kim dalam wawancara dengan stasiun televisi Australia, ABC (Australian Broadcasting Corporation) dan dilansir harian Telegraph, Kamis (11/4/2013).

"Karena itulah dia melakukan begitu banyak kunjungan ke pangkalan-pangkalan militer, untuk mengumpulkan dukungan. Dia juga menggunakan program nuklir sebagai alat tawar untuk bantuan, agar publik tetap mendukungnya," kata wanita berumur 51 tahun itu.

Bahkan menurut mantan agen Korut itu, Korut bukanlah negara. "Korut bukan negara, tapi sebuah sekte," cetusnya.

Kim dulunya merupakan agen mata-mata Korut yang terlibat dalam pengeboman pesawat Korsel tahun 1987. Seluruh penumpang dan kru pesawat yang berjumlah 115 orang tewas dalam peristiwa itu.

Kim mendapat hukuman mati atas pengeboman tersebut. Namun dia kemudian diampuni oleh pemerintah Korsel yang menganggap dirinya telah dicuci otak oleh pemerintah Korut.

Dalam wawancara dengan ABC, Kim pun mengisahkan bagaimana awal dirinya direkrut menjadi mata-mata Korut. Dikatakannya, selama menjalani pelatihan, di otaknya ditanamkan keharusan menjunjung tinggi pendiri Korut, Kim Il-sung.

"Di Korut, saya diajarkan bahwa pemimpin pendiri bangsa kami Kim Il-sung adalah tuhan. Kita diajarkan untuk mendahulukan dia daripada orangtua kita. Anda diajari sejak kecil untuk mengatakan 'Terima kasih, pemimpin besar untuk semuanya," tutur Kim.

"Jika Anda berkata salah, meskipun itu tidak sengaja, Anda akan dipenjara," tandasnya.

Hingga saat ini Kim tinggal di sebuah lokasi yang dirahasiakan di Korsel. Dia telah menikah dan memiliki dua anak. 


sumber |http://news.detik.com/read/2013/04/11/161436/2217823/1148/mantan-mata-mata-sebut-korut-bukan-negara-tapi-sekte?991101mainnews

Tentara Perempuan Korut Jaga Perbatasan Menggunakan High Heels

http://bigcendol.blogspot.com/2013/08/tentara-perempuan-korut-jaga-perbatasan.html

Kata siapa tentara Korea Utara identik dengan wajah seram dan kostum kaku. Buktinya, tentara wanita yang menjaga perbatasan terlihat modis, walaupun menenteng senjata laras panjang.

Dalam foto yang langsung tersebar di internet itu, terlihat empat tentara wanita tengah berpatroli di perbatasan sepanjang Sungai Yalu, kota Sinuiju, yang berseberangan dengan kota Dandong, China.
Dalam  foto tersebut, tentara wanita ini terlihat menenteng senjata laras panjang. Yang menarik, mereka mengenakan pakaian dinas yang pas badan dengan celana cutbray.  Namun yang membuat mereka semakin terlihat modis adalah sepatu hak tinggi, lebih dari lima centimeter.

Gambar ini lantas mendapatkan komentar dari berbagai situs berita di dunia. "Tentara wanita Korea Utara ternyata menempatkan fashion di atas kepraktisan menghadapi kemungkinan konflik," tulis Huffington Post.

"Mereka terlihat tidak senang. Mungkin karena tinggal di negara paling tertekan di dunia. Atau karena mereka kesakitan (memakai sepatu hak tinggi)," lanjut media itu lagi.

Sementara New York Magazine mempertanyakan "misteri" kekuatan para tentara ini memakai hak tinggi saat bertugas. "Berapa lama wanita-wanita ini berbaris dengan hak tinggi? Apakah mereka punya teknik khusus mengatasi lecet?" tulis majalah ini.

Tentara wanita diyakini mencakup 10 persen dari 1,2 juta personel angkatan bersenjata di Korea Utara. Mereka kebanyakan ditempatkan untuk unit artileri di sepanjang pesisir, jembatan dan terowongan. 

Kim Ok-hee, 28, mantan instruktur tentara wanita Korut dalam interview 2007 lalu mengatakan, pemerintah Korut sangat mengandalkan tentara wanita. Dilansir Daily Mail, dia mengaku telah melatih di kamp 4,25, sebuah divisi penjaga pesisir terhadap penyusupan musuh dari udara selama konflik.

Dia menjabarkan, setiap kamp terdiri dari lima resimen dan setiap resimen memiliki batalion infanteri wanita yang bekerja mengoperasikan tank dan artileri. Wanita yang cantik, ujarnya, akan ditempatkan di posisi yang aman, seperti unit medis, sementara yang biasa-biasa saja akan ada di garis depan. (umi)


sumber |   | http://dunia.news.viva.co.id/news/read/404583-pakai--i-high-heels--i---tentara-wanita-korut-jaga-perbatasan

Korea Utara Seperti Dipimpin Oleh Zombie

Dalam beberapa hari terakhir ketegangan semakin meningkat di Semenanjung Korea seiring Korea Utara terus mengumbar ancaman akan meluncurkan serangan peluru kendali yang bisa menyebabkan perang dahsyat di wilayah itu.

John Sweeney, seorang wartawan yang menyamar sebagai turis di Korea Utara menceritakan keadaan negeri itu dari dekat, seperti dilansir surat kabar the Daily Mail, Ahad (14/4).

"Saya sudah meliput langsung rezim Ceausescu di Rumania, Saddam di Irak, Qadafi di Libya, Mugabe di Zimbabwe, dan Ayatullah di Iran, tapi setelah delapan tahun menyamar di Korea Utara, negeri ini adalah tirani paling buruk dari semua negara itu," kata Sweeney.


Banyak orang menganggap Korea Utara adalah negara komunis. Tahun lalu patung Karl Marx dan Lenin masih berdiri di tengah Ibu Kota Pyongyang tapi kini patung itu tidak ada lagi.

Mantan Duta Besar Inggris buat Korea Utara John Everard menyebut negeri pimpinan Kim Jong-un itu sebagai negara neo-Nazi. "Meski orang-orang menyebut Korea Utara menganut paham Stalin Rusia, ada hubungan antara Korea Utara dan Nazi Jerman. Lebih tepat dikatakan Korea Utara sebagai negara neo-Nazi."

Kim Jong-il, ayah Kim Jong-un, adalah seorang pengagum Hitler dan dia senang melihat pasukan tentaranya berbaris di lapangan tengah kota seperti juga Hitler.

Mark Fitzpatrick, seorang pengamat Korea Utara asal Amerika Serikat mengatakan Korea Utara adalah satu-satunya negeri di dunia yang dipimpin oleh orang mati.

"Secara umum Kim Il-sung, kakek dari Kim Jong-un, masih dipuja-puja di negeri itu. Dia jadi semacam dewa. Negeri itu sesungguhnya dipimpin oleh zombie dan para putranya."

Di negeri itu, kata Sweeney, warga hampir tak pernah melihat spanduk atau papan iklan, tak ada pesawat terbang, Internet, telepon seluler. Nyaris tak ada peradaban.
[fas]


sumber |  | http://www.merdeka.com/dunia/korea-utara-pantas-disebut-dipimpin-oleh-zombie.html

HUT Kopasus: 1 Prajurit Lebih Berharga dibandingkan 1000 Preman

Ratusan orang dari berbagai elemen organisasi masyarakat di Solo dan Yogyakarta memperingati hari ulang tahun Kopassus ke-61, Selasa 16 April 2013, dengan memberikan kado istimewa berupa gunungan buah-buahan dan tumpeng nasi.

Kado ini merupakan bentuk dukungan moril kepada Grup 2 Kopassus Kandang Menjangan, Kartosuro, yang 11 oknumnya menjadi tersangka penyerbuan Lapas Cebongan.

Ratusan orang itu antara lain berasal dari Forum Komunikasi Putra Putri Purnawisaran TNI/Polri (FKPPI), Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Surakarta, Search and Rescue (SAR) Darul Islam, SAR Universitas Negeri Sebelas Maret, Resimen Mahasiswa (Menwa), dan Masyarakat Surakarta Hadiningrat. Mereka berkumpul di kolam renang Grup 2 Kopassus yang berdampingan dengan asrama Grup 2 Kopassus Kandang Menjangan di jalan utama Solo-Yogyakarta.

Selain membawa dua gunungan buah-buahan dan lima nasi tumpeng, massa juga membawa berbagai poster yang bertuliskan  “Dirgahayu Kopassus ke-61 Maju Terus”, “NKRI = Harga Mati”, “Pemuda Solo Siap Dukung TNI Berantas Premanisme”, serta “Salut pada Prajurit Kesatria yang Gentlemen, Sportif, dan Berani.”

Mereka menyertakan pula foto almarhum Serka Heru Santosa – korban tewas pengeroyokan preman di Hugo’s Cafe, yang di bawahnya ditulisi ‘1 Prajurit Lebih Berhaga daripada 1.000 Preman.”

Massa selanjutnya melakukan aksi long march dari depan kolam renang menuju pintu gerbang utama Grup 2 Kopassus. Sepanjang perjalanan, mereka meneriakkan yel-yel bernada dukungan terhadap Kopassus. Sesampai di depan pintu gerbang utama, mereka langsung disambut oleh sejumlah prajurit Kopassus.

Sebelum memasuki markas Kopassus, perwakilan elemen ormas berorasi bergantian tepat di depan pintu gerbang utama. “Kami memohon kepada Kopassus supaya bisa membantu advokasi terhadap 11 tersangka,” kata koordinator aksi, Heru Buwono.

Massa juga memberikan dukungan moril kepada keluarga Serka Heru Santosa. “Kami melakukan penggalangan dana. Hasil pengumpulan uang ini akan disumbangkan kepada istri almarhum yang saat ini tengah mengandung,” ujar Heru.

Setelah berorasi, massa dipersilakan masuk ke markas Grup 2 Kopassus. Kedatangan mereka disambut oleh Wakil Komandan Grup 2 Kopassus, Letkol Infantri M Hasan. Selanjutnya, kado gunungan buah-buahan dan nasi tumpeng langsung diberikan kepada Kopassus. (umi)



sumber |  http://nasional.news.viva.co.id/news/read/405567-hut-kopassus-di-solo--1-prajurit-lebih-berharga-dari-1-000-preman